Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dukung PPKM, Amali Minta Kegiatan Olahraga Menimbulkan Kerumunan Dihentikan

Dukung PPKM, Amali Minta Kegiatan Olahraga Menimbulkan Kerumunan Dihentikan
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Kamis, 01 Juli 2021 23:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mendukung keputusan pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali pada tanggal 3 hingga 20 Juli mendatang. Makanya, Amali meminta seluruh kegiatan olahraga yang berpotensi menimbulkan kerumunan dihentikan.

Langkah penghentian itu, kata Amali, diambil untuk mendukung upaya-upaya dalam mengendalikan penyebaran virus corona atau Covid-19 yang akhir-akhir ini angka penularannya kembali naik.

Menurut Amali, ada kegiatan olahraga yang berpotensi menimbulkan kerumunan sudah lebih dulu dihentikan. Dia menyebut kompetisi sepakbola yang lebih dulu mengumumkan penundaan rencana bergulirnya kompetisi Liga 1 oleh PSSI dan PT LIB.

"Semua ini dilakukan karena yang pasti kita akan dukung upaya-upaya pemerintah untuk segera menuntaskan pandemi ini dan tentu keselamatan dan kesehatan masyarakat itu yang kita lebih utamakan," ujarnya.

Meski demikian, Amali menggaris bawahi kepada atlet-atlet yang sedang bersiap menuju ke Olimpiade Tokyo 2021 Jepang bisa tetap berlatih dengan prokes sangat ketat.

"Misalnya, cabang bulutangkis yang ada di Cipayung, angkat besi di Kwini dan sebagainya apalagi yang sudah lolos kualifikasi tentu harus tetap berlatih tetapi dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," ujar Amali.

"Menjelang keberangkatan ke Jepang ini pasti semua atlet, pelatih menjaga diri dengan sebaik-baiknya, sebab kalau terjadi apa-apa dengan mereka, ya mereka tidak bisa berangkat, jadi mereka sendiri yang akan merasakan akibatnya," imbau Amali. ***

wwwwww