Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Ini Materi Pembekalan Kapolri kepada 101 Capaja AAL Angkatan ke-66

Ini Materi Pembekalan Kapolri kepada 101 Capaja AAL Angkatan ke-66
Rabu, 07 Juli 2021 16:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - H-7 menjelang Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Perwira Polri tahun 2021 pada 13 Juli mendatang, 101 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66 menerima pembekalan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara virtual yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Rabu (7/7/2021).

Pembekalan Kapolri secara virtual dari Mabes Polri Jakarta yang disaksikan Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara ini juga diikuti oleh 227 Capaja Akmil, 91 Capaja AAU dan 282 Capaja Akpol secaca virtual dari akademinya masing-masing.

Tampak hadir mendampingi Capaja AAL saat menerima Pembekalan diantaranya Gubernur AAL Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han), Wagub AAL Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara, S.E., M.Si., M.Tr (Han), Seklem AAL Laksamana Pertama TNI Syamsul Rizal, S.E., M.M., pada Direktur AAL, Komandan Resimen beserta jajaran Resimen AAL lainnya.

Dalam Pembekalan kepada Capaja Akademi TNI dan Akademi Kepolisian 2021 yang mengusung "Meskipun telah di pisahkan pada hakekatnya TNI Polri tetap satu kesatuan sebagai garda terdepan dalam melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia" ini, Kapolri menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri telah melalui perjalanan yang panjang sejak berdirinya bangsa Indonesia.

Atas dasar perbedaan tugas pokok tersebut dengan Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2000 Tentang Peran TNI dan Polri maka melalui upacara di lapangan upacara Mabes ABRI di Cilangkap, pada tanggal 1 April 1999 secara resmi TNI dan Polri berpisah.

Setelah Polri berpisah dengan ABRI, Kepolisian pun lepas dari Departemen Pertahanan dan langsung berada di bawah Presiden. Pada kondisi damai dan darurat sipil Polri dikedepankan dalam menjaga stabilitas keamanan, Namun dalam situasi darurat militer, TNI yang lebih dikedepankan.

Tugas TNI, tambahnya, tidak terbatas pada Operasi Militer Perang. TNI dapat melakukan perbantuan dalam hal Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan Undang undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Undang-undang ini ditindaklanjuti dengan adanya MoU tentang Perbantuan Tentara Nasional Indonesia Kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Rangka Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Untuk itu, lanjutnya, para Capaja harus paham tantangan tugas yang semakin kompleks dan tidak menentu, perhatikan sikap dan perilaku karena hal tersebut akan memberikan warna bagi institusi kita. Bila Capaja berperilaku baik institusi kita akan dinilai baik oleh masyarakat. Sebaliknya, perilaku penyimpangan dan arogansi akan berdampak terhadap institusi yang kita cintai ini.

“Jadilah tauladan bagi anggota dilapangan. Biasakan perilaku hidup sederhana dan tidak hedonis, bentengi diri dari bahaya narkoba dan budaya kebarat-baratan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila,” tegasnya.

Ia berpesan agar sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus senantiasa dijaga dan dipererat pada semua tingkatan. Mulai dari pucuk pimpinan tertinggi sampai dengan tingkatan terendah, di mana pun dan kapan pun. Soliditas dan sinergitas TNI-Polri adalah harga mati dan merupakan modal utama dalam mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045. ***

wwwwww