Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Rio Ungkap Perjalanan Sebelum Gabung West Bandits Solo

Rio Ungkap Perjalanan Sebelum Gabung West Bandits Solo
Rabu, 07 Juli 2021 00:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Penggawa West Bandits Solo, Rio Disi, menjelma menjadi bintang baru di Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Namun, siapa sangka perjalanan karier Rio ternyata tidak mudah.

Rio memulai debut sebagai pebasket profesional pada IBL 2021. Akan tetapi, sebelumnya pebasket berusia 28 tahun itu pernah membela Aspac di Perbasi Cup 2016.

Rio juga tercatat pernah menjalani latihan bersama Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Akan tetapi, kesempatan bermain di IBL baru didapat saat bersama West Bandits Solo.

“West Bandits Solo itu menjadi wadah untuk saya. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan karena saya ingin main di IBL sejak dahulu,” ujar Rio.

Di musim perdananya, penampilan Rio tak mengecewakan. Ia berhasil membawa West Bandits Solo melaju hingga semifinal. Untuk catatan pribadi, Rio mendapat rataan 16,52 menit per gim. Ia juga membukukan 7,05 poin per gim.

“Pencapaian yang luar biasa, saya juga sampai nangis karena itu jadi pembuktian untuk West Bandits. Kami bisa membuktikan kalau kerja keras dan mau pasti bisa,” ujar Rio. ***

wwwwww