Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
10 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Tunjukkan Komitmen, NOC Indonesia Salurkan Dana Bantuan Untuk Atlet dan Pelatih

Tunjukkan Komitmen, NOC Indonesia Salurkan Dana Bantuan Untuk Atlet dan Pelatih
Ferry J Kono bersama Menpora Zainudin Amali. (Dok. NOC Indonesia)
Rabu, 07 Juli 2021 19:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) pimpinan Raja Sapta Oktohari menunjukkan komitmennya dalam mendukung atlet dan pelatih yang akan memperkuat Kontingen Indonesia pada Olimpiade Tokyo, 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Sebesar $59 ribu atau sekitar Rp850 juta dana bantuan akan disalurkan NOC Indonesia kepada seluruh atlet dan pelatih Kontingen Indonesia. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal KOI, Ferry J. Kono dalam acara jumpa pers virtual, Selasa (7/7/2021).

Menurut Ferry J Kono, uang tersebut merupakan Olympic Solidarity yang didapat dari hasil penggalangan dana KOI dari berbagai badan organisasi olahraga dunia seperti Komite Olimpiade Internasional (IOC) ditambah uang dari Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Olimpiade Tokyo, yakni Rosan P. Roeslani.

Nantinya, uang tersebut akan dibagikan kepada 28 atlet dan 17 pelatih. Rinciannya, setiap atlet akan menerima $1.500 atau setara Rp22 juta. Sedangkan, para pelatih mendapatkan $1.000 atau sekitar Rp14,5 juta.

"Kami memberikan support grant untuk atlet yang masuk ke lapangan. Jadi, ketika mereka masuk lapangan (di Olimpiade), kami akan berikan 1.500 dolar AS per orang sebagai bentuk dukungan dari program Olympic Solidarity," katanya.

"Total dana 59 ribu dolar AS itu untuk 28 atlet dan 17 pelatih yang ada dalam SK (Surat Keputusan) kontingen Olimpiade Tokyo. Itu akan diberikan tunai," tambahnya.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan uang tersebut sebagai upaya membiayai program-program yang bermanfaat bagi KOI maupun federasi olahraga nasional yang digunakan untuk kepentingan pelatihan. Pasalnya, persiapan atlet jadi makin panjang akibat dari mundurnya Olimpiade sebagai dampak dari pandemi virus Covid-19.

Sebelumnya, NOC Indonesia telah menyalurkan bantuan tunai sebesar $2.000 atau sekitar Rp28 juta kepada 11 cabang olahraga yang mengikuti kualifikasi Olimpiade. Yakni, atletik, menembak, panahan, renang, angkat besi, bulutangkis, selancar ombak, sport climbing, karate, bola basket (3x3) dan balap sepeda. Subsidi tersebut didapat dari Association of National Olympic Committees (ANOC). ***

wwwwww