Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

PPKM Darurat di Luar Jawa-Bali, Mendagri: Agar Tak Ada Efek Ping-pong

PPKM Darurat di Luar Jawa-Bali, Mendagri: Agar Tak Ada Efek Ping-pong
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 09 Juli 2021 20:54 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di luar Pulau Jawa-Bali. Akan tetapi hanya beberapa wilayah saja yang akan mengimplementasikannya. Kebijakan ini akan dilakukan mulai 12 Juli mendatang.

Terdapat 15 wilayah di 8 provinsi di luar Jawa-Bali yang akan menerapkan PPKM Darurat. Mulai dari Kota Tanjung Pinang, Kota Singkawang, Kota Padang Panjang, Kota Balikpapan, Kota Bandar Lampung, Kota Pontianak, Manokwari, Kota Sorong, Kota Batam, Kota Bontang, Kota Bukit Tinggi, Berau, Kota Padang, Kota Mataram, dan Kota Medan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, sejalan dengan PPKM Darurat Jawa-Bali, keputusan ini diharapkan dapat menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia secara menyeluruh.

"Kita harapkan bisa menekan (kasus Covid-19) secara pararel, sehingga tidak terjadi efek ping-pong dan serentak, ada tekanan untuk menurunkan angka tingkat nasional," jelas dia dalam telekonferensi pers, Jumat (9/7).

Dalam hal ini, Mendagri meminta kepada seluruh kepala daerah untuk turun ke lapangan dalam mensosialisasikan kebijakan PPKM Darurat tersebut. Pasalnya, dikhawatirkan akan ada pemahaman berbeda apabila tidak dijelaskan kepada masyarakat.

"Kita juga minta kepala daerah hadir di lapangan, pada saat sosialisasi, mealakukan dialog dengan asosiasi dan memberikan penjelasan soal esensial dan kritikal di daerah masing-masing, jadi tidak multitafsir. Lalu soal sidak juga kita harapkan kepada Forkopimda bisa muncul langsung di lapangan," imbuhnya.

Kepada kepala daerah diingatkan perlunya kekompakan dalam mensukseskan kebijakan ini. Diminta juga untuk pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran atau instruksi gubernur terkait PPKM Darurat.

"Kemudian membuat startegi satu visi dan merapatkan dengan kepala daerah yang terkena PPKM Darurat sehingga ada kesamaan visi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww