Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Nusantara

Apresiasi Polri, DPD Minta Kelangkaan Obat Terus Ditelusuri

Apresiasi Polri, DPD Minta Kelangkaan Obat Terus Ditelusuri
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di ruangan kerjanya. (foto: ist./dpd ri)
Selasa, 13 Juli 2021 21:56 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Polri terus melakukan penelusuran langkanya obat-obatan di tengah meningginya angka kasus Covid-19.

Keberhasilan pengungkapan penimbunan obat, menurut LaNyalla, merupakan hal yang patut diapresiasi dan dilanjutkan.

"Apresiasi perlu kita berikan kepada jajaran Polres Jakarta Barat yang bertindak cepat menelusuri adanya kelangkaan obat untuk pasien Covid-19 sehingga ditemukan indikasi penimbunan obat, dan itu terbukti dari adanya ribuan obat-obatan yang sengaja disimpan salah satu distributor agar harganya bisa naik," tutur LaNyalla, Selasa (13/7/2021)

Sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan di gudang milik PT ASA yang merupakan salah satu distributor obat karena diduga melakukan penimbunan obat terapi Covid-19. Operasi dilakukan di sebuah ruko di kompleks pergudangan, Kalideres, Jakbar, Senin (12/7/2021) malam.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Nusantara, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww