Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Ditanya Soal Target, Eko Yuli Irawan: Lihat Saja Hari H

Ditanya Soal Target, Eko Yuli Irawan: Lihat Saja Hari H
Eko Yuli Irawan. (Dok. Pribadi)
Selasa, 13 Juli 2021 21:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lifter angkat besi senior, Eko Yuli Irawan terus menjalani program latihan di bawah bimbingan pelatih Lukman di Empire Fit Gym Stadion Utama Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

"Saya terus menjalani program latihan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat hingga keberangkatan nanti. Dan, saya akan terus berusaha untuk memperbaiki kekurangan di sisa waktu yang ada. Saat ini, kondisi fisik saya cukup bagus dan saya berharap bisa mempertahankannya hingga tampil di Tokyo nanti," kata Eko Yuli Irawan yang dihubungi Gonews.co Group, Selasa (13/7/2021).

Di Olimpiade Tokyo 2020 ini merupakan penampilan keempat Eko Yuli Irawan. Sebelumnya, dia meraih perunggu pada Olimpiade Beijing 2008, perunggu Olimpiade London 2012, dan perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Meski sudah berpengalaman, Eko tetap saja enggan berbicara masalah target medali di Olimpiade Tokyo nanti. Dia menyebut persaingan di kelas 61 kg cukup ketat.

"Di kelas 61 kg itu persaingan cukup keras karena ada Lifabin (China), Thach Kim Tuan (Vietnam), dan Masquera Valencia (Columbia). Makanya, saya tidak mau menyebut target medali. Lihat saja pada hari H nanti," tegasnya.

Meski disibukkan menjalani program latihan, Eko mengaku setiap hari selalu berkomunikasi dengan istri dan anak-anaknya melalui telepon selular. Katanya, komunikasi yang dilakukannya sebagai pengobat rindu dan sekaligus memberikan dorongan semangat dari keluarga.

"Setiap hari saya memang sudah menjadi kebiasaan menyempatkan komunikasi dengan keluarga. Dan, istri juga sellau mengingatkan saya tentang pentingnya menjaga prokes saat persiapan, keberangkatan, bertanding sampai kepulangan. Karena, kesehatan yang utama di masa pamdemi seperti ini," ungkapnya. ***

wwwwww