Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Deni Sadari Ketatnya Persaingan di Kelas 67kg

Deni Sadari Ketatnya Persaingan di Kelas 67kg
Lifter angkat besi, Deni. (Dok. Pribadi)
Selasa, 13 Juli 2021 21:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lifter angkat besi senior, Deni terus menjalankan program latihan dalam rangka persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Dia berlatih bersama Eko Yuli Irawan di bawah bimbingan pelatih bersertifikat internasional, Lukman di Empire Fit Gym Stadion Utama Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Peraih medali emas SEA Games Filipina 2019 ini akan turun di kelas 67kg. Dan, dia menyadari ketatnya persaingan di kelas tersebut. Namun, dia akan tetap berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Kontingen Indonesia.

"Saya menyadari ketatnya pesaingan di kelas 67kg. Ada Chen Lijun (China) yang menempati peringkat pertama dunia, Masquera Lozano (Columbia), Ergazev A (Uzbekistan), Ozbeck Mohammed (Turki), dan Zani Mikro ( Italia). Tetapi, saya akan tetap berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik," kata Deni yang dihubungi Gonews.co Group, Selasa (13/7/2021).

Penampilan Deni di Tokyo ini merupakan yang ketiga kalinya di Olimpiade. Sebelumnya, dia tampil di Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

"Di Tokyo ini merupakan Olimpiade terakhir saya," kata Deni yang akan turun memperkuat Kontingen Bengkulu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 3-15 Oktober mendatang.

Perjuangan Deni cukup berat untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi, dia sempat dicoret dari pelatnas angkat besi Olimpiade. Namun, dia beruntung mendapatkan tiket ke Tokyo meskipun pada babak kualifikasi Olimpiade terakhir di Kejuaraan Asia 2021 tidak turun.

Deni dan Eko Yuli Irawan akan berangkat bersama rombongan Kontingen Indonesia ke Tokyo pada Minggu, 17 Juli 2021. ***

wwwwww