Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Voli

Kemenkes Dorong Kemandirian Industri Kesehatan

Kemenkes Dorong Kemandirian Industri Kesehatan
Ilustrasi industri kesehatan. (gambar: ist./medcom.id)
Jum'at, 16 Juli 2021 08:56 WIB
JAKARTA - Sekjen Kementerian Kesehatan RI, Oscar Primadi menegaskan, kebutuhan untuk industri kesehatan seperti farmasi dan alat kesehatan di dalam negeri harus dikembangkan secara mandiri.

Hal itu dimaksudkan agar Indonesia tidak mengalami ketergantungan bahan baku obat yang harus impor atau alat kesehatan dari luar negeri di saat krisis kesehatan seperti saat ini.

Dalam lansiran Antara, Oscar menegaskan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi ktergantungan impor bahan baku obat.

"Situasi krisis Covid-19 menjadi pelajaran sangat berharga bahwa Indonesia bisa berbuat lebih dari biasanya. Kemampuan industri jasa kesehatan farmasi, alat kesehatan dalam negeri, produk farmasi merupakan salah satu kebutuhan esensial dan dapat menjamin ketahanan nasional," kata Oscar dikutip GoNEWS.co, Jumat (16/7/2021).

Menurut Oscar, industri farmasi dan alat kesehatan di Indonesia memiliki kapasitas untuk mendorong produksi dalam memenuhi kebutuhan sektor kesehatan di Indonesia.

Dari total 19 jenis alat kesehatan yang termasuk dalam 10 besar transaksi berdasarkan nilai dan jumlah produknya, hampir 90 persennya sudah mampu diproduksi di dalam negeri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Nasional, Voli
wwwwww