Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Usai Operasi, Ismed Sofyan Bilang Sebbulan Lagi Lepas Tongkat

Usai Operasi, Ismed Sofyan Bilang Sebbulan Lagi Lepas Tongkat
Ismed Sofyan.
Sabtu, 17 Juli 2021 18:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemain senior Ismed Sofyan optimistis masih dapat bermain baik di level atas sepakbola Indonesia usai menjalani operasi lutut pada 28 Juni lalu. Cedera tersebut dirasakan Ismed sejak tahun lalu, sehingga dirinya terpaksa absen memperkuat Persija Jakarta dalam turnamen pra musim Piala Menpora 2021.

“Insya Allah, jika terus melakukan terapi secara benar sejak sekarang, saya bisa kembali seperti semula,” kata Ismed pada Sabtu (17/7/2021).

Selepas operasi, Ismed kini dibantu tongkat untuk berjalan. Namun menurut dokter, alat bantu itu sudah bisa dilepas dalam sebulan ke depan.

“Saat ini masih fase terapi sehingga saya masih menggunakan tongkat untuk berjalan. Mudah-mudahan recovery berjalan cepat sehingga enam bulan lagi bisa kembali,” ungkap Ismed.

Keputusan operasi diambil Ismed usai berkonsultasi dengan dokter tim. Ia kemudian disarankan untuk operasi agar kondisi lututnya tidak kian parah.

“Menurut dokter, jika tidak operasi, ke depan (kondisi lutut) akan lebih buruk sehingga saya memutuskan untuk operasi,” pungkas Ismed.

Ismed bergabung dengan Persija sejak 2003 dan terus menjadi andalan tim di posisi bek sayap. Sepanjang hampir 20 tahun masa bakti itu, ia telah mempersembahkan sejumlah trofi.

Ismed menjadi bagian tim saat meraih trofi Liga 1 2018 dan Piala Presiden 2018. Serta, membantu tim nasional Indonesia mencapai peringkat kedua Piala Tiger 2000 dan 2004. ***

wwwwww