Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jika Ingin Pandemi Berakhir, Gus Jazil: Masyarakat Patuh, Pemerintah Jalankan Aturan Sungguh-sungguh

Jika Ingin Pandemi Berakhir, Gus Jazil: Masyarakat Patuh, Pemerintah Jalankan Aturan Sungguh-sungguh
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 17 Juli 2021 18:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid prihatin dengan tingginya angka penularan Covid-19 di tengah masyarakat. Ia berharap penularan virus berbahaya yang sudah setahun lebih segera dapat terkendali dan teratasi.

Berdasarkan data yang ada, hingga Sabtu (17/7/2021) pagi angka kasus harian Covid-19 di Indonesia mencapai 54.000, dengan total terinfeksi 2.780.803 pada Jumat tengah malam.

"Saya sangat berharap penularan covid-19 ini teratasi. Sehingga masyarakat hidupnya kembali tenang dan normal," kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021)

Untuk ke arah pengendalian dan teratasinya penularan Covid-19 itu, kata Gus Jazil, biasa Jazilul Fawaid dipanggil, dibutuhkan kesungguhan semua pihak untuk menerapkan aturan-aturan yang sifatnya memutus rantai penularan. "Mari kita patuhi PPKM Darurat ini. Kebijakan itu untuk kepentingan bersama," pintanya.

Dalam PPKM Darurat, dikatakan oleh alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu, masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Dalam pelaksanaannya, tambah dia, PPKM Darurat harus lebih tegas dan masyarakat yang tidak memiliki keperluan penting, sebaiknya tetap di rumah.

"Penyekatan ada di mana-mana, jangan ngeyel, nanti dikenai tindakan oleh aparat," kata Gus Jazil mengingatkan.

Gus Jazil juga mengajak dan mendorong agar masyarakat yang belum divaksinasi, untuk segera melakukannya. Vaksin sangat penting sebagai upaya perlindungan diri dari dalam.

Masifnya vaksinasi yang dilakukan oleh banyak pihak, menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, itu menunjukkan ketersediaan vaksin bukan sesuatu yang sulit. "Vaksinnya sudah tersedia. Bahkan ada target satu hari, satu juta orang divaksin," tambahnya.

Untuk itu, ia kembali mengajak agar masyarakat berduyun-duyun dan berbondong-bondong untuk segera melakukan vaksinasi — sebagai salah satu cara untuk menangkal Covid-19. Bila mayoritas masyarakat sudah divaksin, maka akan tercipta herd immunity atau kekebalan komunal. Di banyak negara Eropa, kekebalan massal itu sudah tercipta karena masyarakat banyak yang sudah divaksin.***

wwwwww