Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  PON

Puasa Arafah Jelang Idul Adha, Ini Niat dan Bacaannya

Puasa Arafah Jelang Idul Adha, Ini Niat dan Bacaannya
ilustrasi Doa. (Foto: Istimewa)
Minggu, 18 Juli 2021 20:32 WIB
JAKARTA - Banyak ibadah sunah yang bisa dijalankan jelang Iduladha. Salah satunya adalah puasa Arafah.

Puasa Arafah merupakan salah satu dari tiga puasa sunah jelang Iduladha, selain puasa Dzulhijjah dan Tarwiyah.

Ketiga puasa ini dilakukan selama 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, sebagai hari yang istimewa.

Umat Muslim sendiri sangat dianjurkan melakukan ibadah puasa Arafah. Puasa ini memiliki ketetapan hukum sunah muakkad, yang berarti 'mendekati wajib'.

Puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada tahun ini, 9 Dzulhijjah bertepatan dengan Senin, 19 Juli 2021. Sama seperti ibadah puasa sunah lainnya, puasa Arafah juga memiliki sejumlah keutamaan. Salah satunya adalah menghapus dua selama dua tahun yang lalu dan akan datang.

Keutamaan ini tercantum dalam Hadis Riwayat (HR) Muslim, yang berbunyi:

"Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura [tanggal 10 Muharam] menghapus dosa setahun yang lalu."

Kendati demikian, sejumlah ulama memiliki pandangan dan menyepakati bahwa yang dimaksud dengan 'dosa' dalam hadis tersebut merupakan dosa-dosa kecil.

Niat dan Tata Cara:

Seperti puasa lainnya, puasa Arafah dilakukan dengan menahan lapar, hawa nafsu, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak matahari terbit hingga tenggelam dalam sehari. Puasa dimulai dengan sahur dan melafalkan bacaan niat.

Berikut bacaan niat puasa Arafah:

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala.".***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Umum, Olympic, PON
wwwwww