Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Ancam Geruduk Jakarta, Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4

Ancam Geruduk Jakarta, Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4
Mahasiswa Ampera Tangerang Demo Tolak PPKM Level 4. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 Juli 2021 15:41 WIB

JAKARTA - Puluhan mahasiswa di Tangerang yang menamakan diri sebagai Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) melakukan demo dengan narasi menolak PPKM Level 4.

Melansir Suaracom pada Jumat, 23 Juli 2021, puluhan mahasiswa tersebut diketahui berpakaian berwarna hitam-hitam. Aksi demonstrasi tersebut terjadi di depan Gedung Pusat Pemerintah Tangerang pada Kamis, 22 Juli 2021.

Dalam kejadian tersebut, beberapa petugas keamanan kepolisian terlihat berjaga untuk mencegah terjadinya kerumunan aksi. Selain itu, polisi pun nampak mempersiapkan dua mobil watercanon untuk berjaga-jaga terkait terjadinya kerusuhan massa aksi.

Muhammad Iqbal selaku koordinator lapangan aksi mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak perpanjangan PPKM Level 4 karena dianggap hanya menyengsarakan masyarakat Tangerang.

"Aturan-aturan menyesarakan rakyat khususnya pedagang kaki lima dan para pekerja yang harus melintasi kota Jakarta," ujar Iqbal saat itu.

Ia pun mengatakan bahwa jika pada sore hari tersebut, pemerintah tidak melakukan audiensi kepada pihak mahasiswa, maka ia akan mengancam untuk menuju ke Jakarta menyampaikan aspirasinya langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Jika sore tidak didedikasikan untuk audensi, kami akan berangkat ke Jakarta untuk langsung menyampaikan kepada Presiden Jokowi," sambungnya.

Seperti diketahui sebelumnya, PPKM Darurat telah resmi dihentikan oleh pemerintah per tanggal 20 Juli 2021 lalu. Namun, karena melihat trend penularan dan persebaran Covid-19 masih melonjak, maka pemerintah memberlakukan kembali PPKM dengan mengubah namanya menjadi PPKM Level 4.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww