Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ketua DPD RI Minta Bulog Jatim Percepat Distribusi Beras Bantuan PPKM

Ketua DPD RI Minta Bulog Jatim Percepat Distribusi Beras Bantuan PPKM
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 30 Juli 2021 18:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

MADIUN - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Timur mempercepat penyaluran beras bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menurut LaNyalla, masyarakat yang terdampak PPKM sangat membutuhkan bantuan tersebut.

Dalam minggu ini, Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur baru mendistribusikan 8.604 ton beras. Padahal seharusnya 31 ribu ton yang dibagikan menyasar kepada 3.198.864 keluarga. 

“Seharusnya Bulog Jatim bisa gerak cepat dalam penyalurannya. Jangan sampai rakyat menunggu lama dan kelaparan. Mereka sangat membutuhkan,” kata LaNyalla saat masa reses di Jawa Timur, Jumat (30/7/2021).

Masih banyaknya beras yang harus disalurkan, membuat Senator asal Jawa Timur itu meminta Bulog mengoptimalkan koordinasi dengan gudang di setiap kota dan kabupaten di Jawa Timur. Sehingga target sasaran bisa dikebut dan cepat selesai.

Tetapi LaNyalla mengingatkan agar pendistribusian beras tetap menggunakan protokol kesehatan secara ketat.

“Walaupun perlu kecepatan, tetapi prokes harus diperhatikan. Tetap mempertimbangkan keselamatan petugas dari paparan Covid-19 dan jangan sampai mengundang kerumunan dalam pembagiannya. Ini harus dipatuhi,” lanjut Mantan Ketua Umum PSSI itu.

Selain itu, Bulog juga harus memperhatikan kualitas beras yang dibagikan. LaNyalla tidak ingin mendengar kabar adanya beras bantuan dari pemerintah yang tidak bagus dan banyak kutu.

“Makanya perlu ada tim monitoring dan evaluasi selama distribusi. Selain menjaga kualitas beras, juga mengevaluasi proses distribusi dan memetakan masalah di lapangan,” tuturnya.

Perum Bulog sendiri menjadi mitra Kemensos dalam penyaluran bantuan beras 10 kg untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH), 10 juta KPM bantuan sosial tunai (BST) dan 8,8 juta KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako non PKH.***

wwwwww