Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Nasional

Relawan Didorong Bantu Pemulasaraan Jenazah di Masa Pandemi Saat Ini

Relawan Didorong Bantu Pemulasaraan Jenazah di Masa Pandemi Saat Ini
Ilsutrasi tenaga pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. (foto: dok. ist. via baznas)
Jum'at, 30 Juli 2021 17:09 WIB
JAKARTA - Satgas Covid-19 mendorong relawan untuk membantu pemulasaraan jenazah di masa pandemi Covid-19 saat ini. Setiap jenazah harus selesai pemulasaraannya dalam waktu 24 jam.

"Kenapa relawan sangat diharapkan untuk turun tangan dalam proses ini?, karena data dan fakta mengatakan angka kematian yang tinggi menyebabkan terjadinya antrean jenazah untuk proses pemulasaraan," kata Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19, Andre Rahadian dalam sebuah webinar, Jumat (30/7/2021), sebagaimana dilaporkan Antara.

Seluruh jenazah, kata Andre, perlu untuk diproses secara cepat dan tepat oleh tenaga pembantu pemulasaraan yang paham mengenai cara penanganan jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19 dan juga sesuai dengan pedoman keagamaan.

Terkait kebutuhan bantuan pemulasaraan jenazah ini, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Wahyu Tantular Tunggul Kuncahyo mengungkapkan, jenazah di beberapa lokasi sempat terbengkalai dan tertahan karena minimnya tenaga pemulasaraan yang tersedia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, SEA Games, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww