Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Nasional

Baznas RI Optimis jadi Lembaga Utama Kemaslahatan Umat

Baznas RI Optimis jadi Lembaga Utama Kemaslahatan Umat
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. Noor Achmad MA. dalam jumpa pers virtual, Selasa (3/8/2021). (gambar: tangkapan layar/www.gonews.co)
Selasa, 03 Agustus 2021 16:15 WIB
JAKARTA - Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan optimisme bahwa lembaganya akan menjadi lembaga utama kemaslahatan umat di Tanah Air.

Hal itu, Ia ungkapkan dalam jumpa pers virtual penerimaan predikat Wajar Tanpa Pengecualian atas audit KAP AR Utomo terhadap Baznas RI, Senin (3/8/2021).

Penerimaan predikat WTP tersebut-dan sebagai WTP yang kesekian kali-menjadi cermin bahwa Baznas RI adalah lembaga nasional yang terbuka dan bertanggungjawab terutama terkait pengelolaan keuangan. WTP juga diharap semakin menjadikan Baznas sebagai lembaga zakat, infak dan sedekah nomor wahid di hati rakyat Indonesia.

Guna mendukung visi sebagai lembaga utama kemaslahatan umat di Tanah Air tersebut, kata Noor, dibutuhkan dukungan dari para pimpinan di internal Baznas.

Selain itu, kata Noor, Baznas RI juga membutuhkan dukungan dari luar terkait dengan sosialiasi pengumpulan ZIS, sosialiasi kegiatan dan capaian, sehingga Baznas kian dipercaya oleh masyarakat.

Sebagai tambahan informasi, sebagai penyangga penanggulangan Covid-19 di Tanah Air, Baznas RI terus bekerjasama dengan pemerintah dan mengalokasikan Rp30 miliar untuk umat. Jumlah ini masih bisa terus bertambah dari sumber lain, kata Noor.

Program

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Baznas RI, Mokhamad Mahdum menyatakan, lembaganya telah merilis program KJK atau Kita Jaga Kyai. Ini adalah program bantuan dari Baznas di masa pandemi.

Mahdum menjelaskan, KJK tidak hanya menjaga Kyai tapi juga menjaga para ajengan dan santri-santri. Baznas RI, memastikan menjadi lembaga yang terbuka bagi berbagai pihak untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut.

Ia juga berharap, program KJK ini lebih tersosialisasi dengan baik sehingga bisa nyata dirasa manfaatnya.

"Jangan biarkan menu yang ada di kami ini jadi basi tanpa dinikmati banyak orang," ujar Mahdum.

Menyambung penjelasan Mahdum, Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan menjelaskan, dukungan Baznas dalam program KJK tersebut meliputi beberapa hal diantaranya; (fasilitas isolasi mandiri) Isoman, suplay vitamin, layanan medical check up dan juga vaksinasi.

Secara umum, kata Saidah, Baznah telah menyediakan sebanyak 500 ruang Isoman. Baznas juga aktif dalam membantu pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Tanah Air.

Mengingat PPKM yang terus diperpanjang oleh pemerintah dan sebagai dukungan nyata terhadap kebijakan restriktif tersebut, Baznas juga akan meluncurkan program terkait dengan kedaruratan ekonomi masyarakat.

"Dalam waktu dekat Ketua dan Baznas RI akan merilis program darurat ekonomi. PPKM diperpanjang maka dampak ekonominya juga nyata," kata Saidah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww