Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  PON

Orang di Kantor dengan AC Sentral Lebih Mudah Terpapar Korona

Orang di Kantor dengan AC Sentral Lebih Mudah Terpapar Korona
Tenaga Ahli KSP/Peneliti Kebijakan Publik Indonesia Timur, Theo Litaay dalam webinar bersama Toma Maritime Center, Sabtu (7/8/2021). (gambar: tangkapan layar/www.gonews.co)
Sabtu, 07 Agustus 2021 17:18 WIB
JAKARTA - Tenaga Ahli KSP/Peneliti Kebijakan Publik Indonesia Timur, Theo Litaay, menyatakan adanya kecenderungan orang-orang yang berada di ruangan kantor dengan AC sentral lebih mudah terpapar Covid-19.

Hal ini disampaikan Litaay dalam webinar 'Menakar Efektivitas Penerapan Kebijakan PPKM di Provinsi Maritim di Indonesia' bersama Toma Maritime Center, Sabtu (7/8/2021), sebagaimana diikuti GoNEWS.co.

Sementara para nelayan yang sedang melaut, memiliki penurunan risiko penularan karena berada di ruang terbuka (di tengah laut).

Tapi, jelas Theo, kontak erat sejumlah orang nelayan di atas kapal saat melaut dalam periode waktu tertentu juga menjadi risiko tersendiri. Ketika satu diantara mereka positif Covid-19, maka klaster tersendiri bisa saja terjadi. Karenanya, pemerintah juga memberi perhatian kepada nelayan dalam menghadapi pandemi saat ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, PON
wwwwww