Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Kriminal

'Cover Both Sides' Pemberitaan Masih Jadi Catatan DPR

Cover Both Sides Pemberitaan Masih Jadi Catatan DPR
Ilustrasi produk jurnalistik. (gambar: dok. ist./pixabay/renault)
Rabu, 11 Agustus 2021 15:19 WIB
JAKARTA - Sekjen DPR RI, Indra Iskandar menyatakan, dirinya masih mencatat adanya pemberitaan tentang kedewanan yang tak cukup berimbang.

"Beberapa kali saya mencatat, prinsip-prinsip Cover Both Sides-nya belum maksimal," kata Indra kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

GoNews.co Sekjen DPR RI, Indra Iskandar
Sekjen DPR RI, Indra Iskandar di ruang kerjanya. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)

Mantan aktivis Forum Demokrasi itu memahami bahwa wartawan menginginkan agar segala kegiatan kedewanan bisa terbuka untuk diliput atau menjadi materi berita. Karenanya, kata Indra, semua persidangan dan rapat yang memang tidak tertutup bisa diliput, "walaupun secara virtual karena situasi pandemi".

Ia mengapresiasi hubungan baik yang masih berlangsung antara Kesetjenan DPR RI dengan wartawan, utamanya wartawan yang meliput di DPR. Dukungan Koordinatoriat Wartawan Parlemen terhadap publikasi kedewanan, dinilai Indra cukup berjalan baik. Paralel, Kesetjenan DPR RI juga terus mengoptimalkan akses peliputan sebagai bagian perwujudan Parlemen Modern.

"Saya kira yang perlu disempurnakan adalah klarifikasi-klarifikasi sesuatu yang disampaikan dengan Cover Both Sides," ujarnya.

Pernyataan Indra tersebut, juga sebagai dukungan Kesetjenan DPR RI terhadap kritisme dalam jurnalistik. Karena bagaimana pun kata Indra, "kritik-kritik pers akan menjadi cermin bagi DPR untuk melakukan perbaikan,".

"Saya kira DPR membutuhkan mitra semacam itu," pungkas Indra.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional
wwwwww