Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kehadiran Grand Design Olahraga Nasional Jadi Momentum Anak Muda untuk Jadi Atlet

Kehadiran Grand Design Olahraga Nasional Jadi Momentum Anak Muda untuk Jadi Atlet
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Rabu, 11 Agustus 2021 23:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan kehadiran Grand Design Olahraga Nasional menjadi jaminan bagi anak muda Indonesia yang ingin menjadi atlet. Menurutnya jadi atlet adalah pilihan tepat.

Menpora Amali mengatakan bahwa, di dalam grand design olahraga nasional sasaran utama Indonesia adalah olimpiade. Di grand design tersebut ada cabang olahraga unggulan yang akan ditempatkan di satu training camp di Cibubur, Jakarta Timur.

"Di training camp tersebut tempatnya lengkap, ada tempat penginapan atlet, sport science dan berbagai hal kebutuhan atlet dari mulai latihan fisik, mental, gizi, termasuk sekolahnya akan kita perhatikan bagi atlet yang masih sekolah sehingga para atlet hanya fokus latihan," ujar Menpora Amali saat menjadi narasumber Dialog Rabu Utama bertajuk "Kiat Berprestasi dimasa Pandemi" yang diselenggarakan secara virtual oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dari Ruang VIP Lt.10 Kemenpora, Rabu (11/8/2021).

Menpora Amali juga berpesan bagi anak muda yang mau jadi atlet untuk jangan ragu karena jadi atlet bisa menjamin masa depan. "Kepada anak muda yang berminat untuk menjadi atlet, pilihan anda tepat. Pilihan menjadi atlet, sekarang bisa dijadikan pilihan utama dan menjadi atlet juga sekarang bisa menjamin masa depan, pemerintah akan menyiapkan semuanya supaya prestasi olahraga di Indonesia makin baik dan olahraga menjadi kebanggaan buat bangsa Indonesia di pentas dunia," tutupnya.

Menurut Menpora pelaksanaan Olimpiade Tokyo ini benar-benar memetik pelajaran yang sangat berharga yang harus menjadi catatan buat Kemenpora, NOC Indonesia, CdM Olimpiade Indonesia dan pelatih bahwa di Olimpiade Tokyo, negara-negara yang tidak ada peringkat saat di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro justru malah berprestasi di Olimpiade Tokyo.

"Catatan-catatan seperti ini bisa jadi bahan evaluasi untuk kita tetapi apa yang kita peroleh di Olimpiade Tokyo ini sesuai dengan apa yang kita harapkan. Dan sekali lagi terima kasih untuk kontingen Indonesia yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia," katanya.

Atlet angkat besi Indonesia peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Windy Cantika Aisah ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia.
"Saya ucapkan terima kasih atas doa dan dukungannya untuk semua masyarakat Indonesia. Berkat doa dan dukungan saya bisa meraih medali," ujarnya. ***

wwwwww