Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Airlangga Larang Kader Golkar Bahas Pilpres 2024 saat Pandemi Covid-19

Airlangga Larang Kader Golkar Bahas Pilpres 2024 saat Pandemi Covid-19
Ketua Umum Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 14 Agustus 2021 20:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto meminta kader partai beringin tidak bicara Pilpres 2024 saat ini, sebab, Golkar ingin fokus menangani pandemi Covid-19.

Demikian diungkapkan politikus Partai Golkar Melki Laka Lena. Namun, kata Melki, berdasarkan keputusan Munas 2019, Golkar mendukung Airlangga sebagai Capres 2024. Rapat partai di tiap tingkatan memutuskan untuk segera mensosialisasikan Airlangga. Namun, pandemi datang di tahun 2020.

"Justru pak Airlangga meminta agar kita jangan dulu berbicara capres karena beliau lagi konsentrasi penanganan pandemi Covid-19," ujar Melki saat diskusi daring, Sabtu (14/8).

Karena sudah menjadi keputusan partai, maka Golkar tetap bekerja untuk memperkenalkan Airlangga sebagai calon presiden.

Sebagian kader menjalankan tugas itu dengan cara melalui baliho. Namun, Melki bilang, cara memperkenalkan Airlangga juga tidak hanya baliho.

"Tapi sampai saat ini pak Airlangga sendiri tidak pernah bicara capres cawapres, tapi sebagai kader partai Golkar yang sudah memutuskan itu dalam forum partai, kami mesti mengerjakan salah satunya melalui baliho," ujar Melki.

"Banyak cara-lah, jangan seolah-olah melalui baliho saja, banyak cara orang memperkenalkan siapa yang menjadi calon yang diajukan salah satunya melalui baliho. Tapi kan kerja-kerja politik, kerja-kerja kemanusiaan, untuk pandemi Covid selalu berjalan," katanya.***

wwwwww