Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Adaptasi Cuaca, Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Langsung Menuju Michida

Adaptasi Cuaca, Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Langsung Menuju Michida
Tim Para Bulutangkis Indonesia. (Dok. NPC Indonesia)
Kamis, 19 Agustus 2021 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MACHIDA - Tim para bukutangkis Indonesia yang akan tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 memilih rute yang berbeda dengan kontingen cabang olah raga lainnya. Setelah mendarat di Bandara Haneda, tim para badminton menuju ke Machida sebuah kota yang berjarak sekitar 45 km dari pusat kota Tokyo. 

Tim para badminton yang mendarat di bandar udara Haneda, Jepang, Kamis (19/8/2021) pagi langsung menjalani PCR tes yang mana hasilnya semua negatif. Setelah itu mereka melakukan perjalanan selama 45 menit menuju Machida. 

“Syukurlah semua atlet berada dalam kondisi sehat. Hasil tes PCR mereka juga semua negatif sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan ke Machida,” ucap Sapta Kunto Purnama, Manajer Para bulu tangkis Indonesia. 

Tim para badminton memiliki alasan tersendiri untuk singgah di Machida terlebih dahulu sebelum masuk perkampungan atlet.

 “Kami akan menjalani latihan di Machida terlebih dahulu sebelum bergabung dengan kontingen lainnya di Tokyo. Tujuan diadakannya latihan di Machida guna memberi kesempatan kepada atlet untuk beradaptasi dengan suhu dan kelembaban udara di Jepang,” jelas Kunto. 

“Dengan mengadakan latihan di Machida, diharapkan kondisi fisik atlet bisa beradaptasi dengan suhu dan cuaca saat pertandingan nanti,” kata Kunto. 

Machida bukanlah tempat yang baru bagi atlet para bulu tangkis Indonesia. Pada 2017, para bulu tangkis pernah melakukan pelatnas di Machida untuk tampil ke kejuaraan dunia. 

“Semua atlet sudah cukup mengenal lingkungan dan cuaca di Machida. Bahkan ada beberapa warga di sini yang masih ingat dengan nama pemain kita,” tambah Kunto. 

Tim para bulu tangkis akan menjalani latihan di Machida hingga 25 Agustus sebelum masuk ke athlete villages sehari kemudian. Leani Ratri Oktila dkk, baru akan bertanding di pentas Paralimpiade 2020 pada 1 September 2021.(npcindonesia. ***

wwwwww