Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

BKSDA Amankan Panci Berisi Sup Daging Buaya yang Dibantai TKA China

BKSDA Amankan Panci Berisi Sup Daging Buaya yang Dibantai TKA China
barang bukti sup Buaya yang dibantai TKA China. (Foto: Istimewa)
Kamis, 26 Agustus 2021 15:44 WIB

KONAWE - Beredar foto-foto viral, TKA Cina membantai seekor buaya muara di area pertambangan PT OSS di Kabupaten Konawe, Rabu (26/8/2021) pagi. Foto tersebut, menyebar di media sosial dan grup-grup chat.

Dalam foto, terlihat sejumlah TKA China, menyembelih dan menguliti reptil berwarna hitam kekuningan sepanjang 2,5 meter itu di depan salah satu bangunan di sekitar lokasi perusahaan.

Juga tampak dalam foto, mereka menaruh kacamata berwarna hitam dan helm warna kuning di atas kepala buaya. Sekilas, buaya muara tangkapan TKA Cina menyerupai gaya seorang pekerja pabrik smelter pertambangan.

Saat tim investigasi BKSDA turun ke sekitar lokasi pemukiman pekerja di dekat pabrik PT OSS, mereka terkejut menemukan buaya sudah dalam potongan-potongan kecil. Malah, TKA Cina ternyata sudah mengonsumsi sebagian besar daging buaya yang ada di dalam foto.

Kepala seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra La Ode Kaida menyatakan, Tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) LHK turun langsung di lokasi. Mereka menelusuri sejumlah lokasi awal buaya muncul hingga berakhir di dapur tempat sejumlah pelaku memasak buaya. "Alat bukti yang ada sementara, kemarin kami temukan sisa sisa darah, kemudian satu panci kecil berisi potongan daging buaya yang akan dimasak," ujar La Ode Kaida, Kamis (26/8/2021).

Selain itu, mereka juga menemukan sisa-sisa darah buaya dan sempat mengambil sampel dan gambar sebagai bukti. Tim BKSDA Sulawesi Tenggara, ditemani anggota kepolisian dan pengamanan perusahaan saat berada di lokasi. "Kita bawa ke Kendari, saat ini ditangani Gakkum," ujar La Ode Kaida.

Oleh TKA Cina, buaya ini sebagian besar sudah dikonsumsi dan tinggal menyisakan tulang-tulangnya. Saat mendatangi lokasi, tim Gakkum menemukan, sejumlah TKA yang sudah merasakan daging buaya, mengangkat jempol sambil mengatakan daging buaya enak dalam bahasa mereka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Sulawesi Tenggara
wwwwww