Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Indonesia Masih Berpeluang Tambah Medali Kata Andi Herman

Indonesia Masih Berpeluang Tambah Medali Kata Andi Herman
Chef De Mission Kontingen Paralimpiade Indonesia, Andi Herman (dua dari kiri). (Dok, NPC Indonesia),
Selasa, 31 Agustus 2021 21:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TOKYO - Atlet paralimpiade Indonesia belum mampu menambah perolehan medali dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Paralimpiade Tokyo 2020, Selasa (31/8/2021). 

Kendati belum ada tambahan medali dalam dua hari terakhir, namun Indonesia masih memiliki peluang untuk meraih medali dari sejumlah nomor yang akan dipertandingkan.
Kejutan terjadi hari ini dimana pasangan ganda putra para tenis meja Indonesia, David Jacobs/Komet Akbar dikalahkan oleh pasangan Tiongkok, Lian Hao/Zhao Yi Qing (1-3) 9-11, 12-10, 4-11, 4-11.

Kandasnya David/Komet maka peluang medali Indonesia kembali tertutup. Namun, optimisme akan datangnya medali bagi kontingen Merah-Putih diapungkan oleh Chef de Mission, Andi Herman.

“Kita masih punya peluang untuk meraih medali dari cabang olah raga masih akan bertanding. Semoga para bulu tangkis bisa menyumbangkan medali emas bagi Indonesia,” ucap CdM, Andi Herman dalam jumpa pers virtual dari Tokyo Jepang.

Indonesia mengirimkan tujuh atlet yang akan berlaga di para bulu tangkis Paralimpiade 2020. Sejumlah pemain kita bahkan ada yang menjadi unggulan di cabang olah raga yang baru pertama kali dipertandingkan di pentas Paralimpiade.

Sementara itu, David Jacobs dan Komet Akbar mengomentari kekalahan mereka di putaran pertama ganda putra. “Saya beberapa kali sudah bertanding dan menang melawan pemain Tiongkok. Tiap setiap pertandingan itu berbeda. Hari ini mereka bermain bagus. Kami mohon maaf belum bisa menang,” kata David.

Ajang Paralimpiade merupakan event terakbar dari atlet disabilitas dunia. Setiap atlet yang tampil di Paralimpiade pasti melakukan persiapan dengan matang. Sejumlah negara juga melakukan regenarasi atlet.

“Untuk keikutsertaan saya yang ketiga kali di Paralimpiade ini, saya melihat muncul banyak atlet baru yang berkualitas. Persiapan mereka juga matang,” ucap Setiyo Budi Hartanto, atlet para atletik Indonesia.

Mulai besok, Rabu, 1 September 2021, sejumlah atlet Indonesia akan tampil di sejumlah cabor seperti para atletik, para menembak dan para badminton. ***

wwwwww