Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Bolo Kembali Gagal Menembus Final

Bolo Kembali Gagal Menembus Final
Bolo saat bertanding. (Dok. NPC Indonesia)
Rabu, 01 September 2021 17:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO -  Satu wakil Indonesia yang tersisa di cabang Para Menembak, Bolo Triyanto yang turun di nomor R5 - Mixed 10 M Air Rifle Prone SH2 Pralimpiade Tokyo 2020 kembali gagal menembus putaran final.

Langkah Petembak kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 12 Oktober 1983 itu harus terhenti di babak kualifikasi setelah hasil akhir menempatkannya di peringkat 24.

Berlomba di Asaka Shooting Range, Jepang, Bolo berhasil mengumpulkan total skor 631 dari enam seri yang dilombakan. Namun hasil itu belum cukup untuk membawanya ke putaran final.

Pelatih menembak Indonesia, Aris Hariyadi mengatakan, total skor yang didapat Bolo hari ini memang sedikit menurun dari hasil yang dia dapat saat latihan menjelang keberangkatan. Namun dia mengakui bahwa dalam pertandingan menembak yang butuh konsentrasi tinggi, kesiapan mental menjadi faktor utama.

"Pertandingan terakhir Bolo hari ini di R5 mendapatkan score 631 di urutan 24. Menjelang keberangkatan padahal score Bolo rata-rata sudah mencapai 635-636. Ya itulah menembak, pada saat pertandingan atlit yang siap dan bisa fokus dalam menembak itu yang akan leading score nya," ujar Haris.

Dari hasil hari ini, atlit menembak kita harus lebih memperbanyak lagi latihan-latihan, scoring dan try out untuk lebih mengasah kemampuan dan penguasaan diri pada saat pertandinggan," tambah Aris.

Pada nomor R5 - Mixed 10m Air Rifle Prone SH2 itu medali emas jadi milik petembak asal Serbia Dragan Ristic. Medali perak diraih Vasyl Kovalchuk dari Ukraina dan perunggu diraih atlet Slovenia Francek Gozard Tirsek.

Meski belum mampu menyumbangkan medali bagi Indonesia, diharapkan Bolo bisa mengambil pengalaman di ajang Paralimpiade ini bagi kariernya ke depan. ***

wwwwww