Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Nostalgia Pelita Jaya Bakrie Jakarta

Nostalgia Pelita Jaya Bakrie Jakarta
Pelita Jaya Bakrie.
Rabu, 01 September 2021 19:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelita Jaya Bakrie Jakarta pernah menuai kesuksesan pada satu periode. Hal itu terjadi pada 2017. Di tahun itu, Pelita Jaya Bakrie Jakarta berhasil mengawinkan gelar juara Indonesia Basketball League (IBL) dengan Perbasi Cup. Uniknya, Pelita Jaya mengalahkan lawan yang sama di partai final.

Pada final IBL 2017, Pelita Jaya Bakrie Jakarta menumbangkan Satria Muda. Kemudian, Pelita Jaya Bakrie Jakarta kembali berjumpa Satria Muda di final Perbasi Cup dan menang dengan skor 82-77.

Kala itu, Pelita Jaya Bakrie Jakarta dinakhodai Johannis Winar. Pria yang akrab disapa Ahang itu enggan jemawa dengan apa yang diraihnya saat itu.

"Kemenangan ini berkat motivasi para pemain yang luar biasa. Saya hanya mendukung sebagai pelatih, perjuangan mereka yang patut diapresiasi," ujar Ahang selepas pertandingan.

"Saya tak bisa bilang Pelita Jaya merupakan tim terbaik saat ini. Masih banyak yang harus kami lakukan, setiap tim pasti akan mencari cara untuk mengalahkan Pelita Jaya," imbuhnya ***

wwwwww