Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Evaluasi Semua Lini, Djanur Beberkan Penyebab Kekalahan

Evaluasi Semua Lini, Djanur Beberkan Penyebab Kekalahan
Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman.
Selasa, 14 September 2021 11:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih PS Barito Putera, Djadjang Nurdjaman akan mengevaluasi semua lini timnya setelah kembali menelan kekalahan saat melakoni laga pekan kedua Liga 1 2021-2022 melawan Bali United FC di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (11/9/2021) lalu.

Dia membeberkan penyebab kekalahan kedua Barito Putera karena kurangnya fokus dan konsentrasi lini belakang.

“Jalannya pertandingan sendiri kami sempat unggul tapi kehilangan fokus sehingga dua gol balasan dari Bali United bersarang ke gawang kita. Itu hal yang harus diperbaiki di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Pada laga pekan kedua, Barito Putera memang tidak diperkuat bek andalannya Cassio de Jesus. Pelatih yang akrab disapa Djanur mengakui absennya bek tangguh asal Brasil tersebut benar-benar terasa.

Namun lemahnya konsentrasi lini belakang menjadi sorotannya. Banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu terjadi sehingga menciptakan celah empuk yang disambar Bali United untuk mencetak gol.

Djanur memasukkan kelemahan itu kedalam catatan merah yang harus segera diperbaiki.

”Saya pikir itu terlepas dari tidak mainnya Cassio. Saya pikir ini adalah hari yang harus diperbaiki juga bagian koordinasi dan komunikasi antarpemain 4 belakang kami di box penalti,” tuturnya.

Sedangkan lini depan dan tengah pun tidak luput dari sorotannya. Dia mengakui koordinasi semua lini perlu diperbaiki baik koordinasi secara vertikal antar lini dan koordinasi horizontal antar pemain dalam satu lini.

“Kita tidak ingin menyalahkan gelandang kurang memberikan suplai bola, tapi saya pikir pergerakan striker juga perlu diperbaiki ke depan.”

“Makanya tadi kami mencoba mengganti dengan pemain yang baru dan hasilnya cukup ada perubahan sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan kami akan melakukan rotasi,” tandasnya. ***

wwwwww