Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ketua DPD RI: Perlu Langkah Konkret Majukan Perekonomian Daerah Perbatasan

Ketua DPD RI: Perlu Langkah Konkret Majukan Perekonomian Daerah Perbatasan
Ketua DPD RI didampingi sejumlah senator mengunjungi perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Papua Nugini di Pos Lintas Perbatasan Negara (PLBTN) Terpadu Skouw, Jayapura, beberapa waktu lalu.
Selasa, 14 September 2021 01:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah membuat langkah konkret untuk memajukan perekonomian di kawasan perbatasan.

Hal tersebut disampaikan LaNyalla seiring dengan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Merauke, Papua.

"Keberadaan Pos Lintas Batas Negara harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendorong kemajuan ekonomi, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya," kata LaNyalla, Senin (13/9/2021).

Menurut Mantan Ketua Umum PSSI itu perlu sinergitas antara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian/Lembaga terkait dan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan sentra-sentra perekonomian baru.

Selain itu, perlu juga diprioritaskan pada aktivitas perdagangan, yakni ekspor dan impor.
“Semua pihak terkait harus berperan aktif dalam menumbuhkan serta memajukan perekonomian di kawasan perbatasan. Ke depan diharapkan PLBN akan berkembang sehingga mampu mendukung aktivitas ekspor maupun impor,” paparnya.

Dengan diresmikannya PLBN di Sota, Merauke, kata LaNyalla, dapat mengembangkan berbagai potensi sumber daya alam lokal yang memiliki prospek besar seperti sektor pertanian dan peternakan. Jika hal itu dipacu dengan optimal, akan menjadi faktor pendorong perekonomian di Merauke dan sekitarnya.

“Apalagi pada tahun 2018 lalu Merauke ditetapkan sebagai daerah lumbung padi nasional. Bahkan sudah mampu ekspor komoditi pertanian antara lain beras, kopra dan gaharu. Dengan dibangunnya PLBN tentu saja semakin memudahkan alur dan prosedur ekspor,” ungkap dia.

Meski demikian, LaNyalla mengingatkan untuk tetap mengutamakan pada sektor keamanan karena daerah perbatasan memiliki risiko kejahatan dan kriminalitas yang tinggi.

“Tak boleh dikesampingkan adalah antisipasi kemungkinan terjadinya tindakan kriminalitas. Meningkatnya mobilitas masyarakat, arus masuk dan keluar, serta aktivitas perekonomian yang terjadi pasti akan mendorong adanya kejahatan,” tutur Senator asal Jawa Timur itu.***

wwwwww