Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Nasional

Dewas Berharap Multi Platform RRI bisa Puaskan Masyarakat

Dewas Berharap Multi Platform RRI bisa Puaskan Masyarakat
Gedung RRI di Jakarta. (foto: detik.com)
Jum'at, 17 September 2021 20:42 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP-RRI (Lembaga Penyiaran Publik-Radio Republik Indonesia) Frederik Ndolu berharap, layanan multi platform RRI bisa memuaskan masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikan Frederik dalam diskusi publik dan bedah buku di Gedung Kanol Say LPP RRI Merauke dan diikuti secara daring oleh seluruh satker RRI Korwil 1 dan 2, Jumat (17/09/2021).

"RRI Radio, RRI TV dan RRI Online adalah sebuah redefine (mendefinisikan kembali) yang diharapkan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat," kata Frederik sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari rilisnya yang diterima di Jakarta.

Ketiga platform itu, berdasarkan rilis Frederik, akan menjadi saluran bagi konsep tiga batu tungku yakni Kanal Pemerintah, Kanal Parlemen dan Kanal Masyarakat.

"Sebagaimana visi RRI sejak tahun 2012, RRI harus berusaha untuk menyiarkan apa yang dibutuhkan publik bukan apa yang diinginkan," kata Frederik.

Dalam acara di Merauke itu, Direktur TMB, Rahadian Gingging mengungkapan, jumlah pemancar RRI di seluruh Indonesia berjumlah sekitar 700 pemancar yang tersebar di seluruh Satker (Satuan Kerja) LPP RRI se-Indonesia.

LPP RRI juga telah berintegrasi menuju era teknologi digital, melalui streaming aplikasi RRI Play Go, RRI Online, RRI 30 Detik, RRI Net dan sejumlah teknologi digital lainnya yang terus dikembangkan di RRI.

"Kita berharap LPP RRI dapat menjadi lembaga yang mampu bersaing di era teknologi digital seiring perkembangan teknologi, serta menjadi lembaga penyiaran lebih baik dari waktu ke waktu," tutupnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww