Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Hartman Harris Beri Wadah Pemain Basket Muda

Hartman Harris Beri Wadah Pemain Basket Muda
Hartman Harris (Dok. iblindonesia)
Minggu, 19 September 2021 01:18 WIB
JAKARTA - Hartman Harris tak pernah menyerah dengan mimpi saam memulai Evos. Lewat keterampilan dan kerja keras, Hartman yang berstatus sebagai co-founder Evos sukses membangun industri esports lewat liga gaming dan tim yang berekspansi hingga ke beberapa negara di Asia Tenggara.

Setelah sukses di esports, kini Hartman melirik industri basket Indonesia. Di Indonesia Basketball League (IBL), Hartman ingin memberi wadah agar pemain muda bisa berkembang.

“Kami ingin memberi wadah kepada pemain basket muda di Indonesia. Bila semakin banyak tim IBL, maka talenta-talenta itu bisa terserap semuanya,” ujar Hartman.

“Kami ingin berkontribusi untuk olahraga di Indonesia. Bagi kami, IBL sangat menarik dari segi demografik dan pembinaannya,” imbuhnya.

Ada beberapa hal yang membuat Hartman berani melebarkan sayap Evos ke IBL. Ia menilai IBL sangat profesional dalam menjalakan kompetisi.

“Dari segi internal, saya sangat respek dengan manajemennya dengan situasi dan kondisi yang sangat sulit ini IBL, bisa menonjolkan dan bisa kasih 100 persen kepada fans,” ujar Hartman. ***

wwwwww