Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Iwan Setiawan Bicara Soal Pemain Pembeda

Iwan Setiawan Bicara Soal Pemain Pembeda
Persela Lamongan (Dok. ligaindonesia)
Kamis, 23 September 2021 00:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - Persela Lamongan dianggap tidak memiliki pemain pembeda saat permainan tim buntu seperti saat menghadapi Persita Tangerang beberapa waktu lalu, Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan langsung angkat bicara dan memiliki pandangan lain soal pemain pembeda.

Ia menegaskan bahwa di tim tidak ada pemain bintang. Sehingga Iwan Setiawan membangun tim mengandalkan kolektivitas tim bukan karena kemampuan individu. Namun ia memang mengakui bahwa timnya belum bisa mengkreasi permainan ketika menghadapi situasi deadlock.

“Ya sebenarnya saya setuju sekali dari awal saya hadir di sini bahwa ini Persela adalah meskipun tidak ada pemain bintang tapi saya lebih membangun tim ini mengedepankan sisi kolektivitasnya,” ujar Iwan Setiawan.

“Nah tapi untuk pertandingan-pertandingan seperti tadi itu memang dibutuhkan pemain-pemain muda yang lebih berkreasi untuk memecahkan. Nah ini yang menjadi pekerjaan rumah kami semoga tidak terjadi di next game,” sambungnya.

Iwan Setiawan mengakui banyak kontestan BRI Liga 1 lainnya yang memiliki pemain pembeda. Tapi situasi yang ada di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berbeda dengan kondisi tim lainnya. Mengandalkan banyak pemain muda, ia menilai dibutuhkan waktu untuk mematangkan permainan tim.

“Tim ini dihuni banyak pemain muda dalam kondisi dimana lawan sudah melakukan compact defense dibutuhkan kreasi pemain muda. Yang dibutuhkan apa yang harus dilakukan memecahkan permainan compact defense dengan one to touch, long grade shooting maupun penetrasi movement ke lawan,” tandasnya. ***

wwwwww