Ombudsman Selidiki Dugaan Penganiayaan di Dalam Lapas Tanjung Gusta
![]() |
| Ilustrasi Napi di Lapas. (foto: shutterstock) |
"Sudah diakui, bahwa penganiayaan itu memang terjadi dan dilakukan pemeriksaan. Ombudsman akan terus memonitor," ujar Abyadi usai memeriksa Erwedi, di kantor Ombudsman, Jumat, sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari kumparan.
Namun Abyadi belum merinci siapa pelaku penganiayaan. Proses penyelidikan masih dilakukan pihak Lapas.
"Kita tidak bisa mengupas secara konkret ya. Karena, teman-teman di Lapas sedang melakukan pemeriksaan," ujar Abyadi.
Sebelumnya video yang menujukkan Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan mengaku dianiaya viral di media sosial. Dalam unggahan itu, tampak bekas pukulan berwarna merah di punggung seorang Napi.
Video itu memperlihatkan sejumlah Napi yang tengah makan. Kemudian, ada seseorang yang menyuruh seorang Napi untuk membuka baju.
Setelah Napi itu membuka baju, ada sahutan dari Napi lainnya yang menyebutkan mereka dianiaya pegawai Lapas.
"Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas 1 Medan, kami bukan binatang, kami manusia Pak, kami dikurung, sampai bertahun-tahun di sini. Masalah kecil saja, diminta uang Rp30 juta, baru bisa keluar. Kalau enggak, kami dipukuli seperti ini. Kalau enggak kasih uang," ujar suara dalam video tersebut.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Sumber | : | kumparan.com |
| Kategori | : | Beladiri, Sumatera Utara |













