Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Menpora Amali Ajak Karang Taruna Jadi Perekat NKRI

Menpora Amali Ajak Karang Taruna Jadi Perekat NKRI
Menpora Amali )Dok. Kemenpora)
Minggu, 26 September 2021 23:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora  Zainudin Amali mengajak organisasi kepemudaan yang punya struktur hingga RT/RW, Karang Taruna berperan untuk menjaga ideologi Pancasila dan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah-tengah masyarakat.

“Kita sebagai warga bangsa harus mendorong bagaimana warga Karang Taruna terbina sikap toleransi, sikap yang punya kepedulian kepada sesama, sikap yang juga menjaga betul keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Menpora Amali saat menyampaikan sambutan dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-61 secara virtual, Minggu (26/9/2021) siang.

Sebab, menurut Menpora Amali, ada berbagai paham dan ideologi yang muncul di tengah masyarakat pasti berawal dari lingkungan keluarga atau lingkungan RT/RW.

“Orang tidak tiba-tiba menjadi intoleran, tidak tiba-tiba menjadi tidak peduli dengan lingkungan, orang tidak tiba-tiba menyerap ideologi-ideologi di luar Pancasila. Tetapi pasti berawal dari lingkungan-lingkungan terkecil. Disinilah dibutuhkan Karang Taruna. Karang Taruna sekaligus menjadi jaminan untuk tetap kokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harapnya.

Disamping itu, Menpora Amali mengingatkan bahwa jangan pernah menganggap NKRI aman-aman saja dan tidak ada gangguan. Dia bahkan mencontohkan dua Negara besar dan kuat yakni Uni Soviet dan Yugoslavia yang akhinrya hancur dan terpecah menjadi negara-negara kecil. Hal itu bukan suatu yang tidak mungkin terjadi di Indonesia.

“Kalau kita tidak pandai merawat, kalau kita tidak pandai menjaga kebhinekaan kita, maka bisa saja suatu saat itu akan terjadi. Latar belakang agama, latar belakang bahasa kita tersebar di 17 rubu lebih pulau. Tetapi saya yakin dan percaya NKRI tetap terjaga karena ada Karang Taruna di seluruh pelosok tanah air. Karang Taruna menjadi jaminan tetap utuhnya NKRI,” tukasnya. ***

Kategori:PON, Voli, DKI Jakarta
wwwwww