Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Voli

Jadikan Pondok Pesantren Pusat Ekonomi Kerakyatan, Airlangga Apresiasi Kemenpora

Jadikan Pondok Pesantren Pusat Ekonomi Kerakyatan, Airlangga Apresiasi Kemenpora
Menpora Amali dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dok. Kemenpora)
Rabu, 29 September 2021 14:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadikan pondok pesantren sebagai pusat ekonomi kerakyatan mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Saya apresiasi Kementerian Pemuda dan Pemuda Olahraga yang membuat acara luar biasa ini dan menjadikan pondok pesantren jadi pusat ekonomi kerakyatan,” kata Menko Airlangga dalam sambutan pada acara launching Bulan Pemuda dan Kick Off Pesantren Preneur di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Selasa (28/9/2021).
Dalam kesempatan ini, Menko Airlangga juga memuji Pondok Pesantren Asshiddiqiyah yang telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pesantren ini menerapkan sistem bubble, para santri menempuh pendidikan dan tinggal di lokasi area yang sama.

“Santri tinggal dan sekolah disini, dan bisa menjadi model pembelajaran tatap muka. Saya apresiasi sekali yang luar biasa semangatnya,” ujar Menko Airlangga.

Kemudian, Menko Airlangga juga menyampaikan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Saat ini, menurutnya, kasus pandemi bisa ditangani dengan baik oleh pemerintah, meski sebelumnya sempat mengalami peningkatan yang mengakibatkan rumah sakit sempat penuh kapasitasnya.

“Meski demikian, jangan kasih kendor. Pandemi masih ada dan virus ini musuh yang tak terlihat. Saya lihat adik-adik disini tertib, memakai masker dan menjalani protokol kesehatan. Ini perlu diapresiasi,” sebutnya.

Menko Airlangga melanjutkan, penanganan pandemi Covid-19 ini tak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah. Perlu kerja sama masyarakat dan stakeholder terkait agar pandemi Covid-19 bisa cepat berakhir.

“Termasuk juga peran penting dari adik-adik kita ini santri. Selalu menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan, serta menggunakan masker. Jaga kesehatan adik-adik. Tetap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

“Kita berupaya bagaimana bisa memulai pendidikan tatap muka. Saya dengar juga vaksinasi di pesantren ini bagus dan sudah dilaksanakan. Oleh karena itu ini jadi modal luar biasa bagi kita. Saya harap bisa menggulirkan kegiatan seperti kegiatan ekonomi,” tambah Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mendorong kewirausahaan di pondok pesantren. Selain itu, dia juga menyampaikan pentingnya literasi digital. Menko Airlangga juga menerangkan pandemi saat ini menjadi pengalaman bagi para santri dalam menempuh pendidikan.

“Saya yakin adik-adik ini disiplin dan tangguh. Pemerintah berupaya bagaimana kita bisa keluar dari pandemi. Melalui kegiatan ini, kita harap bisa menciptakan enterpreneur yang tangguh dimasa mendatang,” jelasnya.

Kegiatan launching bulan pemuda dan kick off pesantren preneur di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah ini dilaunching Menko Airlangga dan Menpora Zainudin Amali. Kegiatan ini juga dihadiri Menpora sebelumnya yakni Akbar Tandjung dan Roy Suryo. Juga hadir secara virtual Agung Laksono yang juga Menpora sebelumnya serta sejumlah pejabat lainnya. ***

wwwwww