Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Voli

Pengamat Sebut Andika Perkasa Lebih Berpeluang Jadi Panglima TNI

Pengamat Sebut Andika Perkasa Lebih Berpeluang Jadi Panglima TNI
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa. (foto: Istimewa)
Kamis, 30 September 2021 20:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dinilai lebih berpeluang menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI ketimbang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Namun begitu, keduanya sama-sama punya prestasi dan berdedikasi terhadap NKRI. Dengan kata lain, keduanya layak menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada November 2021.

"Hanya saja, pemilihan Panglima TNI tidak semata atas dasar profesionalisme di bidang militer. Proses pemilihannya sangat kental bermuatan politis," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, kepada GoNews.co, Kamis (30/9/2021).

Oleh karena itu, kedekatan dan kepercayaan dari presiden akan sangat menentukan terpilihnya seorang menjadi calon Panglima TNI. "Dari kriteria ini, tampaknya Andika Perkasa lebih memenuhi daripada Yudo Margono," jelas Jamiluddin.

Menurutnya, unsur kedekatan dengan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono juga bisa menjadi garansi bagi Presiden Joko Widodo untuk memilih Andika Perkasa. Menguatkan kepercayaan Jokowi terhadap Jenderal Andika. "Hal itu tidak dimiliki Yudo Margono. Yudo semata mentereng dari karier militernya, namun tidak ada yang menggaransi ke Presiden Jokowi. Tentu ini menjadi titik lemah Yudo Margono," tuturnya.

Selain itu, masih kata Jamiluddin, Andika Perkasa juga mendapat dukungan dari sebagian anggota DPR RI, khususnya anggota Komisi I. Hal itu menjadi modal kuat bagi Andika Perkasa saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Setidaknya, tahapan ini akan lebih mudah dilalui Andika.

Sementara dukungan anggota Komisi I DPR RI terhadap Yudo Margono belum terdengar. Tentu ini juga menjadi titik lemah bagi Yudo manakala ikut uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI.

"Melihat pertimbangan itu, tampaknya peluang Andika Perkasa akan lebih besar terpilih menjadi panglima daripada Yudo Margono," ucap Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 ini.***

wwwwww