Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Mantan Lifter Olimpiade Pasang Venue Cabor Binaraga, Angkat Besi dan Angkat Berat

Mantan Lifter Olimpiade Pasang Venue Cabor Binaraga, Angkat Besi dan Angkat Berat
Maman Suryaman bersama istri tercinta, Hj Lucki Nurmala.
Jum'at, 01 Oktober 2021 15:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAYAPURA -Tak ada yang mengenal sosok Maman Suryaman saat ditemui di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, Jumat (1/10/2021). Dia sedang memberikan instruksi kepada 20 pekerja yang sedang mengerjakan pemasangan venue cabang olahraga (cabor) binaraga, angkat besi, dan angkat berat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Pria asal Bandung, Jawa Barat yang menggunakan Flat Cap (topi yang digunakan pelukis Tino Sidin) ini adalah mantan lifter nasional. Dia punya segudang prestasi dan pernah tampil di Olimpiade Los Angeles 1985. Prestasi terbaiknya yakni meraih medali perunggu Asian Games India 1982 dan medali emas di SEA Games Manila 1981 dan SEA Games Singapura 1983.

Mantan Ketua Pengprov PABBSI Jawa Barat periode 2015-2019 ini sudah berada di Jayapura sejak 25 September lalu. Dia datang ke Bumi Cenderawasih untuk menyelesaikan pekerjaaan pembangunan venue binaraga, angkat besi dan angkat berat yang sedang dikerjakan anak buahnya sejak 10 September 2021.

"Saya datang ke Papua untuk memastikan venue dibangun selesai sesuai jadwal. Insya Allah venue binaraga, angkat besi dan binaraga sudah selesai 3 Oktober 2021 dan siap digunakan," katanya.

Mengawasi pekerja pemasangan panggung.

Maman bercerita dirinya diminta Wakil Ketua Umum PB PABSI, Joko Pramono untuk menangani masalah venue dan juga ditugaskan sebagai Technical Delegate (TD). Permintaan itu disanggupi Maman Suryaman meskipun belum ada konhtrak dengan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON). Karena, dia ingin mensukseskan pertandingan cabor angkat besi, angkat berat, dan binaraga di PON XX Papua.

"Saya itu bekerja dengan niat ikhlas karena kecintaan terhadap olahraga angkat besi, angkat berat dan binaraga yang dulunya dalam satu organisasi bernama PABBSI. Ternyata pekerjaan saya mendapatkan sambutan baik dari PB PON yang akan menjanjikan pembayaran sewa peralatan dan pemasangan venue pada tanggal 4 Oktober melalui salah satu vendoor dari Papua," katanya. ***

wwwwww