Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Golkar akan Tetap Dorong Airlangga untuk 2024

Golkar akan Tetap Dorong Airlangga untuk 2024
Ilustrasi baliho Ketum Golkar, Airlangga Hartarto. (foto: dok. detik)
Kamis, 07 Oktober 2021 15:19 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Ketum) DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar Nurul Arifin dalam sebuah acara virtual, Kamis (7/10/2021), memastikan bahwa partainya akan tetap mengusung Airlangga Hartarto untuk menjadi calon presiden atau Capres di Pemilu 2024.

"Kami akan terus menaikkan elektabilitas Pak Airlangga. Tahun depan beliau akan lebih banyak menyapa kadernya serta masyarakat di bawah," kata Nurul saat mengikuti presentasi virtual SMRC atas hasil survey bertajuk. 'Partai dan Tokoh Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024'.

Nurul menjelaskan, belum tingginya tingkat keterpilihan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, itu karena Golkar tidak mengkapitalisasi kinerja Airlangga sebagai Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia saat ini. Di sisi lain, kesibukan Airlangga sebagai Menko saat ini untuk memulihkan ekonomi nasional juga membuat Airlangga tidak cukup punya banyak waktu urusan Pilpres.

Dalam temuan Saiful Muzani Research and Consulting, jika Pilpres dilakukan saat ini maka Airlangga hanya dipilih oleh 0,3 persen pemilih. Ia berada di urutan ke 25 dari total 42 nama di pertanyaan semi terbuka.

Temuan SMRC dalam analisa yang lebih mendalam, calon-calon yang lebih potensial justru adalah sosok-sosok di luar Ketum Parpol atau bahkan sosok yang bukan kader Parpol seperti Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Tapi kata Nurul, "Kalau tidak ada yang mengusung juga percuma. Kami optimistis, Airlangga sebagai satu-satunya calon kami akan tetap solid mendukung beliau sebagai Capres,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww