Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Munculkan Celeng Berjuang, Kombatan: Bambang Pacul Patut Diberi Sanksi Oleh PDIP

Munculkan Celeng Berjuang, Kombatan: Bambang Pacul Patut Diberi Sanksi Oleh PDIP
Kedua DPD PDI-P Jawa Tengah, Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 15 Oktober 2021 21:03 WIB

JAKARTA - Tudingan Celeng yang dilontarkan Kedua DPD PDI-P Jawa Tengah, Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul untuk kader partai yang mendukung Ganjar maju Capres 2024 di luar instruksi DPP PDI Perjuangan merupakan hal yang tidak dibenarkan.

Ketua Umum DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Kombatan, Budi Mulyawan menyampaikan, pernyataan yang menyudutkan Ganjar Pranowo yang dilakukan Bambang Pacul berpotensi memecahbelah soliditas kader partai dan tidak memberi pendidikan politik sehat bagi masyarakat.

"Sebagai pengurus partai Bambang Pacul telah menyalahgunakan kewenangannya, terlebih Bambang Pacul orang yang bertanggung jawab dalam urusan pemenangan pemilu di PDI Perjuangan," ucap Budi lewat keterangan tertulisnya, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, jika aksi ceplas ceplos Bambang Pacul dibiarkan oleh PDI Perjuangan, maka akan berbahaya bagi partainya sendiri. "Bila dibiarkan, ini berbahaya, PDI Perjuangan bila pemenangan pemilunya masih dipimpin Bambang, berpotensi akan menghalalkan segala cara,” tegasnya.

Atas dasar itu, Kombatan meminta agar PDI Perjuangan memberikan sanksi yang tegas terhadap Bambang Pacul agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

"DPN Kombatan meminta kepada Ibu Megawati (Ketum PDI Perjuangan), untuk tidak tebang pilih terhadap kader partai yang bermasalah. Bambang Wuryanto patut diberi sanksi,” demikian Budi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww