Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Olympic

Kecelakaan Maut TransJ di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk

Kecelakaan Maut TransJ di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk
Kecelakaan Maut Sesama TransJakarta di Cawang. (foto: Istimewa)
Senin, 25 Oktober 2021 14:36 WIB
JAKARTA - Polisi tengah menyelidiki kecelakaan maut yang melibatkan dua bus TransJakarta di daerah MT Haryono, Jakarta Timur. Kecelakaan terjadi diduga akibat sopir mengantuk.

"(Penyebabnya) mengantuk. Jadi dugaannya mengantuk sopirnya," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono, Senin (25/10/2021).

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Menurut Argo, ada 39 orang terluka akibat insiden tersebut."Tadi informasinya nambah lagi jadi sekarang 39 (orang terluka). 37 luka-luka. Lukanya kita nggak tahu, bervariasi ada yang ringan dan berat," jelas Argo.

Terkait penyebab kecelakaan, Argo mengatakan sopir yang menabrak diketahui baru keluar bertugas pada pukul 03.00 WIB.

"Informasi dari saksi, karyawan itu baru keluar pool jam 3 dini hari kemungkinan mengantuk karena tidak ada rem sama sekali. Remnya langsung bruk menabrak. Jadi nggak berhenti di halte," ungkap Argo.

Cawang, sekitar pukul 08.45 WIB. Korban tewas seorang sopir sempat tergencet.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww