Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Permudah Pengambilan Sample Doping, PP Perbasi MoU dengan LADI

Permudah Pengambilan Sample Doping, PP Perbasi MoU dengan LADI
PP Perbasi lakukan MoU dengan LADI. (Dok. Perbasi)
Senin, 25 Oktober 2021 18:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Keinginan  Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) untuk bebas dari sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mendapat dukungan dari induk organisasi (PP/PB). Kali ini, PP Perbasi melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan LADI di Hotel Le Meredien, Jakarta Pusat, Senin (25/10/2021).

"Melalui penandatanganan MoU (memory of understanding) ini agar nanti LADI dalam pengambilan sampel di cabang-cabang olahraga tidak ada kendala karena mereka sekarang memiliki kewajiban mengambil 20 sampel per bulan," ungkap Sekjend PP PERBASI Nirmala Dewi usai penandatanganan MoU tersebut.

Melalui MoU ini, LADI telah resmi bekerja sama dengan PP Perbasi dalam pengambilan sampel doping. Di saat yang sama, LADI juga telah mendapatkan informasi terkait agenda even internasional yang akan dilaksanakan oleh PP Perbasi dalam waktu dekat ini.

Sebagaimana diketahui, LADI saat ini sedang menjalani hukuman dari WADA. Sanksi selama setahun sejak awal Oktober 2021 dijatuhkan karena LADI lalai dalam melakukan uji sampel doping. Imbas dari sanksi ini, bendera Merah Putih dilarang berkibar di ajang internasional. Padahal tahun depan Indonesia menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup dan setahun kemudian sebagai penyelenggara FIBA World Cup 2023 bersama Filipina dan Jepang.

Pelarangan atas berkibarnya bendera Merah Putih telah terjadi saat kontingen Indonesia dari cabangbolahraga bulu tangkis juara Thomas Cup di Denmark. Ketika tim Indonesia naik podium untuk rayakan kemenangan hanya ditemani bendera PBSI dengan lagu Indonesia Raya. Sementara peringkat 2 dan 3 ditemani bendera negara masing-masing.

"Selain mendata even internasional kita ke depan, LADI juga meminta data terkait perkembangan atlet. Siapa saja yang masih aktif dan sudah tidak aktif," jelasnya. "MoU ini sesuai permintaan dari WADA yang selambatnya disampaikan besok," lanjut sekjend wanita pertama PP Perbasi ini.

Kegiatan ini difasilitasi Kemenpora. Rencananya, MoU dilakukan dengan 17 cabang olahraga. Di antaranya PP Perbasi, PSSI, dan Bulutangkis. ***

wwwwww