Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  PON

Tito Kenang Almarhum Hudori sebagai Sosok Pekerja Keras

Tito Kenang Almarhum Hudori sebagai Sosok Pekerja Keras
Mendagri Muhammad Tito saat hendak menyolatkan jenazah Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori di Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021. (foto: ist./puspen kemendagri)
Senin, 25 Oktober 2021 16:26 WIB
JAKARTA - Keluarga Besar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah berduka cita lantaran kepergian sosok Muhammad Hudori, seorang Pejabat Tinggi Madya yang sejak Tahun 2020 menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri. Almarhum Muhammad Hudori meninggal dunia pada Minggu (24/10/2021) pukul 22.04 WIB di MRCC Siloam Hospital Jakarta.

Usai melaksanakan salat jenazah di Masjid An-Nuur Kemendagri, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bela sungkawa dan turut berdukacita sedalam-dalamnya atas kepergian Almarhum Muhammad Hudori.

"Kita merasa kedukaan yang sangat mendalam, merasa kehilangan sosok yang menjadi panutan kita dan selama ini bekerja dengan sangat baik di lingkungan Kemendagri," kata Mendagri Tito dikutip GoNEWS.co dari Puspen Kemendagri.

Selain itu, almarhum Muhammad Hudori juga dikenang memiliki kepribadian yang baik, bahkan dengan beban tanggung jawab dan posisinya yang strategis, baik saat menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) maupun setelah menjabat Sekjen Kemendagri. Ia juga dikenal sebagai sosok yang gigih dan tak pernah mengeluh.

"Almarhum, secara pribadi selama lebih kurang dua tahun, saya kenal sebagai sosok yang amat santun, dalam bertutur kata sangat lembut, tapi tegas dalam tindakan, selalu berpikir positif kepada semua orang, kemudian tidak pernah mengeluh," kenang Mendagri.

Sebagai sosok yang aktif dalam melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan berbagai persoalan internal, Mendagri Tito mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum Muhammad Hudori. Meski demikian, ia meminta seluruh jajaran di Kemendagri mengikhlaskan dan mendo'akan kepergiannya.

"Kita semua mendo'akan semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, dimudahkan menuju alam kuburnya, dilapangkan, dan diluaskan kuburnya, dan semoga alam kuburnya diciptakan seindah taman surga oleh Allah SWT, kepada keluarga diberikan kekuatan," tutupnya.

Almarhum Muhammad Hudori lahir di Pandeglang pada 5 April 1968 dan wafat pada 24 Oktober 2021 dalam usia 53 tahun. Sesuai rencana, almarhum akan segera dimakamkan di Karawang, Jawa Barat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww