Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Dukcapil Koordinasikan Penyiapan Data Awal Kemiskinan Ekstrem

Dukcapil Koordinasikan Penyiapan Data Awal Kemiskinan Ekstrem
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah dalam rakor penyiapan konsolidasi data terkait penanggulangan kemiskinan ekstrem, Kamis, 28 Oktober 2021. (foto: ist./puspen kemendagri)
Kamis, 28 Oktober 2021 19:25 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem bersama bersama Kepala Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota pada Kamis (28/10/2021). Rakor secara khusus melibatkan Kadisdukcapil dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Maluku, Papua Barat dan Papua.

"Rakor ini untuk menghitung data awal kelompok masyarakat miskin ekstrim dengan menggunakan data penerima manfaat bantuan langsung tunai tahun 2020 di tingkat desa. Datanya ada di Kementerian Desa dan menggunakan DTKS kategori desil 1. Kemudian data ini dipadankan dengan database nasional," kata Dirjen Zudan dalam siaran Puspen Kemendagri yang dikutip GoNEWS.co, Kamis.

Dirjen Zudan juga menyampaikan agar dibuat grup WhatsApp Data Kemiskinan Ekstrem yang beranggotakan Kadis Dukcapil, Dinsos, PMD di tujuh provinsi tersebut termasuk 35 kabupaten di dalamnya.

"Tugas kita adalah menyiapkan data awal agar bantuan ini bisa segera ditransfer. Karena kemiskinan ekstrem tahun ini tidak akan mungkin bisa turun tingkat tanpa memberikan tambahan penghasilan," kata Dirjen Zudan.

Sebelumnya, Mendagri Muhammad Tito meminta Ditjen Pembangunan Daerah untuk bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil, turun melakukan pendataan ke daerah lokasi kemiskinan ekstrem utamanya di 7 provinsi prioritas.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww