Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Dewa United Surabaya Dihuni Tiga MVP IBL

Dewa United Surabaya Dihuni Tiga MVP IBL
Jamarr Andre Johnson. (Dok. iblindonesia)
Minggu, 31 Oktober 2021 13:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Indonesia Basketball League (IBL) musim 2022 belum dimulai, dan roster pun belum dirilis pula. Tapi, Dewa United Surabaya boleh disebut tim bertabur bintang. Pasalnya, ada tiga MVP IBL membela tim tersebut

Nama pertama, tentu saja, Jamarr Andre Johnson. Pemain yang sudah membela Dewa United sejak musim lalu (masih bernama Louve Dewa United Surabaya). Sejatinya, Jamarr sudah berada di Louvre sejak mereka bergabung dengan IBL di tahun 2020. Tapi karena masih fokus penyembuhan cedera, maka Jamarr absen semusim.

Pada IBL 2021, Jamarr mencetak rata-rata 20,2 PPG dan 11,9 RPG. Bila masih bermain dengan performa seperti musim lalu, Dewa United bisa bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Karena musim lalu, mereka sampai di babak semifinal.

MVP kedua yang ada dalam daftar pemain Dewa United adalah Kaleb Ramot Gemilang. Setelah juara bersama Stapac Jakarta dan meraih gelar MVP musim 2018-19, Kaleb masuk skuad Indonesia Patriots. Namun cedera lutut membuatnya terpaksa absen selama semusim. Kaleb sendiri mencetak rata-rata 12,7 PPG di musim 2018-19. Dia menjadi bagian terpenting dalam tim Stapac yang kala itu diasuh oleh Giedrius Zibenas. Stapac pada musim 2018-19 hanya kalah sekali selama satu musim, sejak reguler hingga final.

MVP ketiga yang bergabung dengan Dewa United adalah Xaverius Prawiro. Dia terpilih sebagai MVP IBL di musim 2017-18. Saat itu dia membela Pelita Jaya dan mencetak rata-rata 10,8 PPG di musim reguler. Di bawah kendali Xaverius, Pelita Jaya hanya kalah sekali di musim reguler. Setelah itu Xaverius memilih berhenti dari basket profesional selama dua musim terakhir.

Jamarr, Kaleb, dan Xaverius tampaknya bakal membuat serangan Dewa United makin menakutkan. Belum lagi ada nama-nama pencetak skor potensial lain di klub tersebut seperti Kevin Moses Eliazer Poetiray dan Dio Tirta Saputra. Kehadiran mereka membuat skuad asuhan Andika Supriadi Saputra layak disebut tim bertabur bintang. ***

wwwwww