Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
13 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  PON

Satgas Soroti Tren Covid Naik di 3 Provinsi: Jabar, Gorontalo, Malut

Satgas Soroti Tren Covid Naik di 3 Provinsi: Jabar, Gorontalo, Malut
Jubir Satgas Covid Wiku Adisasmito. (Dok. Istimewa)
Rabu, 03 November 2021 09:34 WIB

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyoroti tiga provinsi di Indonesia yang mengalami kenaikan kasus virus corona pada sepekan terakhir. Ketiga daerah itu yakni Jawa Barat (Jabar), Gorontalo, dan Maluku Utara.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito melanjutkan, kenaikan kasus covid-19 itu perlu menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah, mengingat kasus covid-19 secara nasional sudah mengalami penurunan secara signifikan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

"Merujuk data tren kasus positif covid-19 di 34 provinsi, terdapat tiga provinsi yang menunjukkan tren peningkatan di minggu terakhir. Yaitu Jabar, Gorontalo, dan Maluku Utara," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (2/11).

Kendati demikian, Wiku tidak merinci secara detail besaran kenaikan jumlah maupun persentase kenaikan tersebut. Ia hanya menambahkan, pada sepekan lalu, provinsi yang juga mengalami kenaikan kasus covid-19 yaki Bengkulu, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Banten, Sulawesi Barat, dan Papua.

Wiku meminta agar temuan itu mampu menjadi evaluasi bersama, agar pada pekan berikutnya tidak ada provinsi yang mengalami kenaikan kasus covid-19 secara signifikan. Ia tidak ingin kasus covid-19 di Tanah Air yang sudah melandai kembali mengalami lonjakan yang sama sekali tidak diharapkan seluruh pihak.

"Juga membaiknya situasi covid-19 di Indonesia diharapkan dapat mendukung proses pemulihan ekonomi di negara ini. Disiplin protokol kesehatan adalah modal utama kita untuk mendukung pemulihan ekonomi dan melakukan aktivitas sosial menuju akhir tahun dan menyambut awal tahun," ujarnya.

Sementara itu, data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Selasa (2/11) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 612 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 868 kasus, dan 34 kasus meninggal baru.

Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.245.373 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.090.287 orang dinyatakan pulih, 11.629 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.457 lainnya meninggal dunia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww