Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Manuver PDIP Dibongkar, Puan Maharani Bisa Capres Tunggal

Manuver PDIP Dibongkar, Puan Maharani Bisa Capres Tunggal
Ilustrasi baliho Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Minggu, 07 November 2021 18:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pengamat politik Saiful Mujani membongkar manuver Puan Maharani untuk persiapan Pilpres 2024 mendatang. Menurut pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini peluang Puan Maharani dicalonkan capres dari PDIP cukup kuat.

Hal itu setidaknya ditandai dengan manuver PDIP yang kerap mempromosikan Ketua DPR RI tersebut. "Apakah PDIP akan mencalonkan Puan untuk jadi Presiden? Sejauh ini Puan terlihat sudah sosialisasi masif," kata Saiful Mujani dalam postingan akun Twitter-nya, Sabtu (7/11/2021).

Dia melihat beragam manuver menjadi test the water bagi putri Megawati Soekarnoputri ini. Jika hasilnya bagus, maka bukan tidak mungkin PDIP akan benar-benar mengusung Puan di 2024 mendatang. "Kalau hasilnya menunjukkan Puan berpeluang cukup bagus untuk menang, mungkin menjadi calon. Tunggu sekitar 2 tahun lagi," ungkapnya.

Guru besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan, sejauh ini PDIP merupakan satu-satunya parpol yang bisa mencalonkan capres-cawapres tanpa harus berkoalisi.

Mengingat, ambang batas parlemen dan ambang batas presiden sudah memenuhi syarat. "Yang bisa mencalonkan pasangan hanya partai atau koalisi partai politik hasil Pemilu 2019 mendapat kursi 20 persen di DPR atau 25 persen suara pemilih nasional hanya PDIP," pungkasnya.***

wwwwww