Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKN Usul Rekap Suara Pemilu 2024 Gunakan Teknologi

PKN Usul Rekap Suara Pemilu 2024 Gunakan Teknologi
Ketum PKN Gede Pasek Suardika dalam suatu acara di DPR RI, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. (foto: dok. www.gonews.co/muslikhin effendi)
Minggu, 07 November 2021 11:55 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika dalam suatu pernyataan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu, menyatakan dorongannya pada penggunaan teknologi dalam perhitungan suara Pemilu serentak 2024 mendatang.

"Jika masih memungkinkan dan tanpa menabrak undang-undang, saya menyarankan agar jangan lagi memakai cara manual. Semua memakai sistem perhitungan rekap online saja," kata Pasek dikutip GoNEWS.co, Minggu (7/11/2021).

Jadi, sambung Pasek, "tidak ada yang kasak-kusuk lagi,".

"Dengan teknologi, hasil bisa langsung dibaca. Kemudian tidak ada lagi oknum-oknum di jalan yang menyetop perolehan suara. Hasil itu masuk ke pusat dan langsung dilihat semua," jelas Pasek.

Pasek menuturkan, pada Pemilu 2019 lalu dia merasakan bagaimana hasil perhitungan suara di TPS berubah setelah direkap ke level lebih atas. Padahal, Pasek yang saat itu masih di partai lama, memegang data rekap dari TPS.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww