Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Kriminal

Politisi Demokrat Sebut KPK Dijadikan Lembaga Subordinasi Kekuasaan

Politisi Demokrat Sebut KPK Dijadikan Lembaga Subordinasi Kekuasaan
Legislator Komisi III Fraksi Partai Demokrat DPR RI Benny K Harman. (foto: dok. ist./antara)
Selasa, 09 November 2021 14:50 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Benny K Harman saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (9/11/2021), menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga subordinasi kekuasaan.

"Subordinasi kekuasaan," kata Benny kepada GoNEWS.co.

Sebelumnya, dalam lansiran antaranews.com, Benny mengatakan, "Aksi korupsi sekarang sudah semakin ganas dan lebih terbuka, bahkan para pelakunya sukses besar dalam membuat KPK menjadi institusi yang lemah dan menjadi subkoordinasi kekuasaan,".

Dalam lansiran tersebut, Benny juga disebut meminta Jaksa Agung agar memerintahkan jajarannya sampai ke tingkat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) untuk selalu menjaga otonomi institusi dan bersikap netral dalam politik dengan tidak menjadi alat dari kekuatan politik tertentu.

Dengan harapan pada Kejaksaan Agung, Benny meminta Jaksa Agung tidak merasa terganggu dengan berbagai serangan yang bersifat personal dan tetap fokus menjadi institusi terdepan dalam melaksanakan penegakan hukum antikorupsi secara adil, tanpa tebang pilih.

Respons KPK

Terkait hal ini, KPK menepis jika komisi anti rasuah lemah dan jadi subordinasi kekuasaan.

"Tidak benar. UU KPK secara tegas menyatakan bahwa KPK merupakan lembaga yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan apapun," tegas Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada GoNEWS.co.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww