Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Harga Telur Ayam di Jawa Tengah Meroket Diangka Rp23.000

Harga Telur Ayam di Jawa Tengah Meroket Diangka Rp23.000
Ilustrasi konsumen saat membeli telur. (foto: Istimewa)
Jum'at, 12 November 2021 19:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PATI - Harga telur ayam di Kabupaten Pati, Jawa Tengah merekot naik diangka Rp23.000 per kilogram dari yang semula Rp16.000. Berkenaan hal itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati bakal menggelar operasi pasar untuk menyetabilkan harga.

Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa mengatakan, harga telur ayam di pasaran saat ini Rp23.000, sedangkan harga dari peternak Rp22.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut telah berlangsung selama sepekan ini.


"Memang sempat anjlok harganya Rp16.000, tetapi sekarang harganya sudah baik pesat Rp23.000 per kilogram. Kemarin kita sudah cek ke lapangan, memang rata-rata harga telur segitu," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (12/11).

Disebutkannya, melejitnya harga telur ayam di Kabupaten Pati disebabkan mulai berjalannya roda ekonomi di Bumi Mina Tani. Distribusi sembako termasuk telur ayam ke luar daerah, juga memengaruhi kenaikan harga.

"Selain itu karena banyaknya warga yang menggelar hajatan ya. Seperti acara nikahan, sunatan, dan sebagainya," ungkapnya.***

wwwwww