Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Siap Tampung Ganjar, PDIP Sebut Golkar Berisik

Siap Tampung Ganjar, PDIP Sebut Golkar Berisik
Gubernur Jawa Tengah saat bertemu Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartato. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 12 November 2021 19:09 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengaku siap menampung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk berduet dengan Airlangga Hartarto. Cara itu dilakukan jika PDIP tidak menjadikan Ganjar Pranowo sebagai capres.

Menanggapi hal tersebut, politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno tidak ambil pusing. Pasalnya, Nurdin Halid bukanlah Ketua Umum Partai Golkar.

"Kalau yang bicara bukan ketua umum, maka itu hanya berisik saja, hanya test the water. Hanya cek ombak saja, hanya membuat pasar politik jadi semakin seru," ujar Hendrawan, Jumat (12/11/2021).

Menurut Hendrawan, satu-satunya keterangan Golkar yang bisa dipegang hanyalah omongan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. "Karena pernyataan ketua umum banyak mengikat, kredibel, dan merepresentasikan partai," katanya.

Karena itu, menurutnya, apa yang disampaikan Nurdin Halid tidak lebih dari sekadar mencari sensasi. "Supaya industri politik ramai. Sebenarnya tidak ada apa-apanya ya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengaku partainya siap menampung Ganjar Pranowo untuk menemani ketua umumnya Airlangga Hartarto menjadi pasangan capres dan cawapres 2024.

"Kalau Ganjar nggak ada tempat di partai (PDIP-Red) maka Golkar terbuka. Apakah di nomor 1 atau nomor 2, itu soal nanti," ujar Nurdin Halid.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww