Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021

Ahsan/Hendra Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan

Ahsan/Hendra Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 18 November 2021 22:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melangkah ke perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021. Pertahanan lawan yang solid dan susah ditembus, membuat Ahsan/Hendra tersingkir.

Unggulan kedua itu menyerah kalah dari wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 11-21, 21-15, 21-12 dalam pertandingan yang digelar di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11).

Seusai laga, pasangan berjuluk The Daddies itu mengaku kalau lawan bermain dengan sangat apik. Keduanya juga mengaku susah sekali menembus pertahanan ganda Jepang berperingkat 10 dunia itu yang demikian alot.

"Lawan bermain sangat baik hari ini, mereka main dengan sangat rapi, pertahanan mereka sulit ditembus. Sebaliknya pertahanan kami mudah ditembus," ungkap Hendra.

Mengenai masalah fisik, kedua pemain senior ini menolak kalau kondisi mereka belum dalam performa terbaik menjadi biang kekalahannya. Keduanya merasa semua pemain yang tampil di Pulau Dewata juga merasakan hal yang sama dan masih kelelahan.

“Semua pemain pasti capek. Ada keinginan untuk menang. Tetapi kita tahu, kondisi semua pemain menurun. Maklum harus mengikuti pertandingan cukup lama. Semua pasti mengalami hal yang sama,” tambah Ahsan.

Ke depannya Ahsan/Hendra ingin memperbaiki kondisi fisik untuk bisa bertanding optimal di ajang Indonesia Open 2021 yang digelar pada 23 - 28 November.

“Kami ingin memperbaiki kondisi fisik. Ke depan kami mau istirahat dan kembali berlatih gym lagi,” ungkap Hendra. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww