Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021

Marcus/Kevin Akui Permainan Lawan Lebih Rapih

Marcus/Kevin Akui Permainan Lawan Lebih Rapih
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Minggu, 21 November 2021 20:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda campuran andalan Indonesia,  Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tak mampu mempersembahkan gelar juara. Dalam laga final Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021, Marcus/Kevin harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Bertanding di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Minggu (21/11/2021) malam, Marcus/Kevin kalah dengan skor 11-21, 21-17, 19-21 melawan Hoki/Kobayashi.

Selepas pertandingan, pasangan berjuluk The Minions itu mengaku kewalahan menghadapi ganda Jepang berperingkat 10 besar dunia itu.

"Dari awal kami tertekan, mereka bermain cepat sekali, terutama di gim pertama. Di gim kedua, kami sebenarnya sudah bisa mengimbangi kecepatan lawan dan main lebih enak," ujar Marcus.

"Tapi di gim ketiga kami sudah bisa mengimbangi permainan lawan, tetapi tetap tak terkejar pas akhir-akhir," ungkap Marcus.

Senada dengan Marcus, partnernya Kevin Sanjaya menolak mendapat tekanan di partai final. Dirinya mengakui bahwa permainan lawan memang lebih rapi tanpa celah.

“Kekalahan ini secara langsung tidak ada tekanan khusus, karena mereka memang main lebih bagus dari kami," kata Kevin.

“Kalau ditanya capek, ya pasti capek. Tetapi harus dijalani. Ke depan kami ingin main lebih baik di Indonesia Open,” tambah Kevin.

Kekalahan Marcus/Kevin di partai final Daihatsu Indonesia Masters 2021 sekaligus menghentikan Marcus/Kevin di ajang tersebut setelah menjadi jawara beruntun sejak tahun 2018.

Tidak hanya itu, peraih medali emas Asian Games 2018 itu juga mencatatkan kekalahan perdana atas Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww